Musik Saat Merasa Memendam Amarah, Lelah, Ingin Lari Jauh Lalu Perlahan Menghilang Rekomendasi Suwung Sinuwung
Musik Saat Merasa Memendam Amarah, Lelah, Ingin Lari Jauh Lalu Perlahan Menghilang Rekomendasi Suwung Sinuwung
Hai wung, salam suwung sinuwung.
Pernah gak sih kalian merasa memendam semua perasaan marah, lelah, ingin lari jauh dan membuang
semuanya lalu perlahan menghilang?
Kalau iya, daripada
perasaan itu kalian lampiaskan ke diri sendiri dan makhluk lain lebih baik
kalian lampiaskan melalui musik. Kali ini suwung sinuwung akan memberi kalian
reekomendasi beberapa musik yang cocok untuk kalian dengarkan sebagai
pelampiasan perasaan kalian tersebut. Postingan suwung sinuwung kali ini agak
berbeda dari postingan suwung sinuwung sebelumnya yaitu soal 15 lagu Sara Bareilles rekomendasi suwung sinuwung yang berisi mengenai makna dari lagu-lagu
Sara Bareilles untuk kali ini su tidak akan memberi tau makna dibalik lagunya. Kali
ini suwung sinuwung akan mengajarkan kalian bagaimana cara untuk menciptakan makna
untuk kalian sendiri dari lagu yang kalian dengar. Disini su akan mengajarkan kalian cara untuk menikmati musik bukan
menikmati lagu versi suwung sinuwung.
Ada bebrapa peraturan
untuk kalian yang mau belajar menciptakan makna serta menikmati musik.
1. Jangan
pernah mencoba mencari makna musik yang kalian nikmati.
Di aturan pertama ini mungkin banyak
yang kurang setuju dengan su. Karna kebanyakan dari kalian saat mendengarkan
lagu pasti mencari makna dari lagu tersebut agar lebih mudah dimengerti. Tapi
itu berarti kalian menikmati lagu bukan menikmati musik. Dengan mengerti makna
dibalik lagu yang kalian dengar maka hal itu akan membatasi daya khayal kalian
untuk memaknai suatu musik agar musik itu bermakana untuk kalian sendiri.
Disini bukan berarti su menyalahkan kalian yang mencari makna dari lagu yang
kalian dengar akan tetapi terkadang kita lebih baik tidak mengetahui makna dari
suatu musik agar kita dapat membebaskan perasaan kita dalam merasakan musik.
2. Pakai
headset/headphone.
Untuk kalian penikmat musik headset atau
headphone adalah suatu perangkat yang wajib kalian miliki. Dengan menggunakan
headset kalian dapat mendengarkan secara intim suatu musik tanpa gangguan dari
luar. Dengan menggunakan headset juga kalian dapat merasakan hantaman suatu
drumb, lirihan biola, nyanyian gitar serta piano, dan tak lupa pula dentuman
seorang penyanyi. Tapi saat kalian menggunakan headset pastikan terlebih dahulu
bahwa kalian tidak berada dilingkungan umum, atau dalam kondisi yang berbahaya,
jadi gunakan perangkat tersebut dengan bijak.
3. Tutup
mata kalian saat mendengarkan musik.
Untuk peraturan kali ini pasti banyak
dari kalian sudah melakukannya, karna biasanya saat menikmati musik maka
perlahan-lahan kalian akan menutup mata kalian. Dengan menutup mata maka fokus
kalian akan tertuju pada indra pendengaran tanpa visual. Dengan begitu kalian
pasti akan lebih menikmati musik. Saat su mendengarkan musik dengan menutup
mata terkadang su melihat kilatan cahaya berwarna didalam gelap sesuai dengan
irama musik yang su dengar. Apakah kalian juga merasakan hal itu?
4. Bebaskan diri kalian
Peraturan ke empat ini adalah peraturan wajib dalam
menciptakan makna suatu musik. Dengan membebaskan pikiran kalian akan
memudahkan kalian melampiaskan perasaan yang kalian rasakan. Saat kalian
mendengarkan lagu-lagu rekomendasi suwung sinuwung ini ada dua kemungkinan yang
terjadi pertama ada kemungkinan kalian hanya akan menangis atau mungkin
kebalikannya kalian bisa mengekspresikan perasaan kalian kesisi positif bisa
dengan ikut berteriak atau menari.
ini beberapa lagu yang menurut su bisa buat kalian yang
berteriak keras dihati.
1. Croked - G Dragon
2.
Pray - FT Island
3. Chaosmyth - One Ok Rock
4. Beginning - One Ok Rock
5. Shunkan Sentimental – Scandal
6. Roku Chounen To Ichiya Monogatari – Wagakki
7. Asian Kungfu Generation - Haruka Kanata
8. Silhoutte - Kana Boon
9. Sign – Flow
10. Zen zen zense - Redwimps
Setelah
kalian mendengarkan lagu-lagu rekomendasi su diatas pasti ada beberapa dari
kalian yang berpikir ini kok rekomendasi suwung sinuwung kebanyakan lagu jepang
dan hanya ada dua lagu korea? Pasti ini penulisnya suka lagu-lagu jepang sama korea .
Kalau
kalian berpikir begitu berarti kalian benar wkwk, penulis suwung sinuwung memang
suka lagu jepang dan korea, tapi su juga suka lagu barat dan indonesia kok.
Hanya saja untuk tema postingan kali ini menurut su lagu yang tepat untuk
didengarkan saat kalian merasa marah, lelah dan ingin lari adalah lagu-lagu
jepang karna menurut su musik jepang mempunyai irama khas yang membuat
pendengarnya ikut berlari mengikuti alunan musik mereka. Mereka mampu
membawakan musik dengan alunan halus tapi ritme cepat dan nyanyian
mengebu-gebu. Setiap su mendengar alunan musik jepang su merasa diajak berlari
namun sambil menangis. Kalau kalian gimana?
Selain
irama musiknya su memilih musik jepang karna kembali ke peraturan nomor satu
dalam menikmati musik dan menciptakan maknanya sendiri usahakan kalian tidak
tau makna sebenarnya dari lagu tersebut. jika musik yang kita dengarkan
memiliki bahasa yang sama sekali tidak kita mengerti maka hal itu akan lebih
membebaskan kita untuk menciptakan tersendiri makna musik tersebut sesuai
dengan perasaan yang saat itu kita rasakan.
Pesan
penting dalam postingan su kali ini adalah untuk kalian yang merasa memendam marah,
lelah dan ingin lari jauh lalu menghilang terkadang kalian perlu mengeluarkan
perasaan tersebut dan keluarkan perasaan tersebut tanpa melukai diri sendiri
dan makhluk lain. Saat kalian marah teriakan saja, saat kalian lelah tutuplah
mata kalian, saat kalian ingin lari jauh maka menari dan berlarilah hingga
lelah, saat ingin menghilang maka menghilanglah sebentar tenangkan diri kalian.
Gunakan headset kalian untuk menutup telinga serta mata kalian. Jadikan musik
sebagai pelampiasan, pelarian serta alasan.
Apa yang
sudah su sampaikan diatas merupakan hasil murni dari apa yang su pikirkan,
rasakan, dengarkan dan lakukan, jadi apabila ada kesalahan su dalam memberikan
saran su mohon maaf dan su akan sangat berterimakasih jika kalian mau
membenarkan.
Salam
suwung sinuwung
0 komentar