Makna lagu 'Knees' (IU)

Hai wung salam suwung sinuwung.

Lama banget niih aku hiatus wkwk. So suwung sinuwung back. Langsung aja deh kita baper bareng sama lagu yang kali ini mau suwung sinuwung bagi.
Pernah gak sih kalian ngerasain lelah dan jenuh sama hidup kalian? Ngerasa kalau semuanya sangat-sangat melelahkan. Sebenernya tubuh kita itu nggak capek, cuman jiwa kita mungkin yang capek, atau mungkin kebalikannya atau bisa jadi dua-duanya. Kalo kalian juga ngerasain hal itu, mungkin lagu ini bisa ngewakilin perasaan kalian. Ini bukan lagu baru sih, tapi masih enak buat didengerin dan menurut su ngewakilin banget si sama apa yang terjadi sama aku. Judul lagunya 'Knees'. BTW IU akhir-akhir ini juga ngeluarin album baru lhoo, setelah postingan ini mungkin aku bakal bahas tentang lagu terbaru IU yang terbaru, soalnya tema album IU yang kali ini agak seru buat dibahas. Udah deh panjang lebarnya hehehe. Langsung ke parafrasenya aja yaaa.

"Knees"



Tik tok tik tok tik tok tik tok, suara denting jam terdengar dikeheningan malam, suara kayu lapuk yang terbakar api mengisi seluruh ruangan, harum coklat panas dan wangi perapian melebur menjadi satu. Saat semua orang telah terlelap dalam malam mereka, aku disini sendiri terpelungkup duduk memeluk lututku. Entah kenapa saat semua orang mulai melepaskan semua beban yang mereka rasakan dalam seharian ini dengan terlelap aku tak bisa melepaskan semua yang telah terlewati dalam hari beratku. Kenapa aku tak bisa membiarkan hari ini terlewati begitu saja? Adakah seseorang yang saat ini tengah kutunggu dalam keheningan malam? Apakah mungkin ada suatu hal yang harusnya kulakukan saat ini? Suatu hal yang tak sengaja tenggelam jauh dalam hariku. Jika bukan itu mungkinkah ada suatu tempat yang ingin aku kunjungi?  Tempat yang saat ini kurindukan atau sesorang yang ingin kuhubungi kembali. 
Akankah jika saat ini aku menemuimu dan meletakan kepalaku dalam pangkuan hangatmu sama seperti saat aku kecil, belai lembut tanganmu menyentuh setiap helai rambutku, belaian yang saat ini kerindukan, akankah jika aku merasakannya kembali semua akan perlahan terasa ringan? Saat semua terasa ringan maka mungkinkah pelupuk mataku mulai berat? Jika memang ragaku mulai terlelap, biarkan aku tertidur walau hanya sekejap saja dalam pangkuanmu. Aku akan benar-benar terlelap dalam pangkuanmu. Gantikan lututku untuk bersandar, jangan bangunkanku dari mimpiku.  Nyanyikan lagu tidur yang biasa kau nyanyikan untuku dahulu, nyanyian yang akan tetap terdengar olehku walaupun ku telah terlelap. 

Jika memang  saat itu bisa terulang kembali, aku yang masih tersadar dalam pangkuanmu, apakah saat tatapanmu jatuh padaku aku mampu membalas tatapan hangatmu dengan senyuman lebar yang cerah sama seperti dahulu kala? Tatapan sehangat pangkuanmu ini apakah aku mampu untuk tetap tersenyum membalasnya? 
Aku rasa, aku tak akan mampu. Aku rasa aku merasa sangat lelah saat ini, sangat lelah hingga sudah berada di ujung kekuatanku untuk menahan semuanya. Ku rasa aku sudah tak mampu menahannya lagi. Jika memang bisa aku harap aku bisa menciptakan suatu pintu ajaib yang mampu langsung membawaku padamu, kembali pada masa itu, masa dimana di setiap malamku aku bisa terlelap dalam pangkuan hangatmu dan melepaskan semua gundahku. Lututku telah mulai merasa tak mampu untuk menjadi tempat kepalaku untuk bersandar.

"biarkanku tertidur dan jangan bangunkan mimpiku"

Itu dia sekelumit parafrase yang berhasil aku bagi. Aku sempet cari soal behind story tentang lagu ini, jadi sebenernya lagu itu bercerita tentang kerinduan IU sama neneknya, yang tergambar sama seperti lagu diatas, intinya aku lelah dan ingin bersandar gitu laah. kalo kalian punya perbedaan makna mengenai lagu diatas itu kebebasan kalian. cukup sekian dan terimakasih.
Salam suwung sinuwung.
'TIRED'


4 komentar